Sebagai seorang manusia kita memiliki
amanah yang agung dibandingkan dengan makhlih Allah lainnya. Tau gak..sih..?
khususnya bagi para yang nyadar akan eksistnsi diri kita untuk kemajuan Islam,
ini akan menjadi hal yang lumayan mengasyikan.. he he. Untuk itu jangan hanya
berdiam diri menunggu datangnya lalat (eh salah bro..) ayo apa?. Ya kita
dianjurkan untuk menjemput bola (kok bola sih)…
Ambil
sajalah sebuah contoh ya… itu kayaknya jadi masalah yang SERIUS Lho. Manakala kita
bertingkah laku dan berpakaian begitu bangganya memakai jeans SoBek-SoBek atau
kaos Bertuliskan Bahasa Inggris yang mungkin kagak ngerti.. Wah Parah.. khususnya
bagi kaum muda, ada juga mungkin nenek-nenek juga yah (“Kalau nenek-nenek pakai
Rok mini terus baju sepotong ada gak..?”). Sebagai orang yang pintar kita harus
selektif dalam menentukan sebuah gaya hidup, apalagi ketika hal itu menjadi
pengaruh pembentuk karakter bagi pengikut budaya itu. Bisa dibayangkan sih…
betapa sedihnya para pejuang Islam dulu jikalau mereka melihat kelakuan Islam
yang sekarang. Terutama Rasulullah yang begitu gigih mensyiarkan Islam, Eh..
kita yang hanya tinggal menikmati dan meneruskan malah merusaknya.. Gak MALu
nih... Itu baru urusan pergaulan dalam semacm gaya hidup,… belum lagi masalah
ibadah, akhlak.. dll.
Kita diharuskan untuk
tidak hanya ikut-ikutan belaka, Ayo.. seandainya bosmu masuk jurang kamu-kamu gak mau kan
masuk jurang juga… Maka dari itu mulailah menjadi seorang muslim yang lebih
baik, jangan hanya muslim dodol, atau Tape.. lembek kali yah… Eh tape enak sih
tapi kan Lembek and lunak-lunak gitu hehe.. jadi kepngen makan TAPE nih..
Apalai para generasi
muda, yang katanya sebagai penerus dan penentu maju mundurnya suatu umat dan
bangsa, tapi ETS.. tentunya remaja yang baik-baik dong yang selalu berperan
aktif memengan peranan, bukan hanya memegang botol atau jarum suntik.. (mang
BUAt apa megang yang kaya Gituan.. he he). Oleh karenanya pemuda hari ini
adalah pemimpin hari esok. Kalau pemuda hari ini pada megang botol semua
dipastikan pemimpin-pemimpin esok pembuat botolnya haha..
Menjadi Muslim yang Kaffah adalah impian seluruh umat islam.
Menjalani kehidupan sesuai koridor tuhan (Al-Quran) dan tauladan Rasul (As-Sunah),
menegakkan Tauhid menolak segala bentuk syirik, memperkokoh benteng keimanan,
memperbaiki ibadah, masih banyak dah yang lainnya. Pokonya jadi Muslim TOP (kayakartis
aja..)
Nah, kalo kita jadi
muslim mental Tape ih.. sorry Buangets..
bro. Jangan sampe deh. Hidup kan dua kali kan.. di dunia dan akhirat. Untuk itu
Wahai para Muslim yu kita perbaiki diri kita dari sekarang…
Categories:
nutrisi jiwa
