Para orang tua harus sigap dalam menyikapi kenakalan yang muncul pada anak keturunannya. Orang tua adalah pihak yang utama dan pertama dalam mengemban kewajiban mendidik anak dan membina mereka. Tidak boleh berpangku-tangan dengan menyerahkan kepada pihak lain, seperti guru, sekolah, dan sebagainya.
Orang tua menyampaikan kepada
anak-anak yang menginjak remaja,betapa Islam adalah ajaran yang lurus dan
terbaik bagi seluruh manusia. Tak ada Manhaj (jalan) hidup yang menyamai
apalagi mengalahkannya. Sebab, sebagian orang benci terhadap Islam karena salah
satu paham atau buruknya potret Islam yang ia kenal atau dikenalkan kepadanya.
Tentang pentingnya pengenalan
keindahan Islam, Syaikh as-Sa’idi menyatakan, “Adalah sangat urgens, usaha
memaparkan pesona-pesona Islam, apalagi dimasa sekarang ini yang telah
terselimuti oleh gaya hidup duniawi yang berhasil mencengkram dengan pesona
semuanya pada pandangan kebanyakan orang. Tidak terpikirkan pada kebanyakan
benak mereka kalau keluhuran nilai-nilai Islam dengan kesempurnaan dan
keagungannya mengalahkan segala kemajuan peradaban apapun. Kebaikan-kebaikan
budaya lain, kalau ada, akan redup dan luntur bila dibandingkan dengan cahaya
Islam, keagungan dan kesempurnaannya. Islam, itulah lintasan satu-satunya
menuju kebaikan umat dan kebahagiaan. Tidak mungkin tergapai kebahagiaan dengan
mengesampingkan Islam”.
Ujian bagi remaja dewasa ini kian
beragam bentuknya seiring dengan kemajuan teknologi dan tipisnya rasa takut kepada
Allah SWT. Serta niat buruk sebagian orang yang memang ingin menjauhan remaja
dari tuntuntutan yang lurus. Maka, sudah sepantasnya para orang tua lebih
ekstra dalam mengawasi dan mengarahkan anak keturunannya agar tetap terjaga di
jalan yang lurus. Wallahu a’lam
Semoga Allah SWT. menjaga keluarga
seluruh kaum Muslimin dari segala fitnah yang tampak maupun tersembunyi.
Categories:
Dakwah
