1.
Memahami Islam
Mustahil pemuda dapat memuliakan Islam kalau mereka sendiri
tidak memahami Islam [35:28, 58:11].
"Siapa yang dikehendaki Allah akan mendapat kebaikan, maka
dipandaikan dalam agama." [HR. Bukhari-Muslim]
"Dunia ini terkutuk dan segala isinya terkutuk kecuali
dzikrullah dan yang serupa itu dan orang alim dan penuntut ilmu." [HR.At-Tirmidzi]
2. Mengimani segenap ajaran Islam
Iman kepada Allah dan Rasul-Nya
pada hakikatnya merupakan sebuah sikap mental patuh dan tunduk [23:51].Tunduk
patuh berlandaskan cinta kepada-Nya [2:165] dan ittiba' (mengikuti)
Rasul-Nya [3:31, 53-3-4].
3. Mengamalkan dan mendakwahkan Islam
Ciri orang yang tidak mengalami
kerugian (khusrin) dalam hidup adalah senantiasa mengamalkan dan
mendakwahkan Islam [103:1-3; 41:33; 3:110; 9:71; 5:78-79]. "Barangsiapa
menyeru kepada kebaikan maka ia akan memperoleh pahala sepadan dengan orang
yang mengerjakannya." [HR.Muslim]
4. Berjihad di jalan Islam
Jihad adalah salah satu hal yang
diwajibkan Allah kepada kaum muslimin.Said Hawa membagi jihad menjadi lima
macam:
Ø Jihad lisaani, menyampaikan dakwah Islam kepada
orang-orang kafir, munafik dan fasiq yang disertai dengan hujjah (argumentasi)
yang dicontohkan oleh Nabi SAW [5:62].
Ø Jihad maali atau jihad dengan harta. Jihad dengan harta
merupakan bagian vital bagi jihad yang lainnya, karena dakwah memerlukan sarana
dan prasarana
Ø Jihad bilyad wan nafs atau jihad dengan tangan /kekuasaan
dan jiwa [22:39, 2:190, 8:39, 9:36].Termasuk dalam jihad ini adalah menentang
orang kafir, usaha mempertahankan diri terhadap serangan mereka, berusaha
mengusir mereka dari bumi Islam, memerangi kaum murtad dalam negeri Islam,
melawan pemberontak atau pembangkang atas negara Islam.
Ø Jihad siyaasi atau jihad politik,
Ø Jihad tarbawi/ta'limi, yakni bersungguh-sungguh
mengajarkan, menyampaikan ilmudan mendidik orang-orang yang ingin memahami
Islam [3:79].
5. Sabar dan istiqomah di atas jalan Islam
Keimanan harus dilanjutkan dengan kesabaran dan istiqomah."Keyakinan
dalam iman haruslah secara bulat dan kesabaran itu setengah dari iman." [HR.
Abu Nu'aim].
6. Mempersaudarakan manusia dalam
ikatan Islam
Pemuda seharusnya berperan dalam menjalin ukhuwah Islamiyah
sesama muslim [8:63, 59:9]. "Setiap mukmin yang satu bagi mukmin
lainnya bagaikan suatu bangunan, antara satu dengan yang lain saling
mengokohkan." [Al-Hadits]
7. Menggerakkan dan mengarahkan
potensi umat Islam
Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal jama'i secara
efektif dan efisien [3:146]
8. Optimis terhadap masa depan
Islam
Pemuda Islam tak boleh memiliki jiwa pesimis.Sebaliknya harus
optimis akan hasil perjuangan dan pertolongan serta balasan dari Allah
SWT.Hanya orang kafirlah yang memiliki sifat pesimis [12:87, 15:56].
9. Introspeksi diri (muhasabah) terhadap
segala aktifitas yang telah dilakukan
Introspeksi dan evaluasi dimaksudkan agar pemuda tidak mengulang
kesalahan yang sama di hari mendatang, tidak terjebak dengan permasalahan yang
sama dan mampu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik. "Seorang yang
sempurna akalnya ialah yang mengoreksi dirinya dan bersiap dengan amal sebagai
bekal untuk mati." [HR.At-Tirmizi].
10. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam
10. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam
Memurnikan niat karena Allah dalam ibadah dan jihad merupakan
masalah fundamental agar amal itu diterima sekaligus sukses. "Sesungguhnya
Allah menolong umat ini hanya karena orang-orang yang lemah di antara mereka
yaitu dengan dakwah, shalat dan ikhlas mereka." [HR. An-Nasai dari
Sa'ad bin Abi Waqash]
Categories:
Dakwah