Taujih-taujih syetan
teramat memikat. Godaanya selalu variatif menjanjikan kenikmatan-kenikmatan
yang disenangi syahwat. Rayuannya begitu maut, gak berhenti sebelum berhasil.
Visi hidupnya semenjak terusir di surga hanya satu: cari teman sejati
sebanyak-banyaknya di neraka nanti. Misinya jutaan dan benar-benar
terorganisir.
Mereka benar-benar
mengamalkan taujih dari Ali Bin Abi Thalib, “Kejahatan yang
terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tak terorganisir” .
Serangan ajakan durhakanya benar-benar mengamalkan prinsip manajemen
modern. Ada planning, organizing, actuating dan evaluatingnya. Program kerjanya
dilaksanakan tanpa mengenal waktu. Dimana ada manusia di situ ada dia. Namun
seperti manusia, yang butuh waktu refreshing, mereka juga melakukan itu, atau
lebih tepatnya terpaksa mengagendakan refreshing setahun sekali ,saat bulan
Ramadhan datang. Saat mereka dibelenggu dan tak mampu untuk menggoda manusia.
Tapi itulah hebatnya makhluk ini, meski terbelenggu, system kinerjanya tetap
dilanjutkan oleh para kader binaannya berwujud manusia. Bahkan andaikata
umurnya nggak sampai kiamat nanti, dia masih bisa tersenyum dengan system
perekrutan dan kaderisasi canggih yang dilakukannya.
Satu lagi kelebihan Iblis, dia tidak pernah
puas dengan hasil usahanya,. Etos kerjanya sangat luar biasa. Andaikata mereka
mau berpuas hati untuk sementara dari hasil usahanya selama ini. Bisalah mereka
nyantai dan refreshing sejenak. Ngopi bareng untuk sejenak melepaskan kepenatan
menggoda manusia. Coba bayangkan di antara 7 milyar penduduk dunia saat ini,
hanya 1,3 Milyar yang menjadikan Islam sebagai pilihan hidup. Artinya ada
sekitar 4,7 Milyar yang akan menjadi temannya nanti.Ini sungguh jumlah yang
sangat besar dan mungkin lebih dari cukup untuk menemani mereka. Apalagi jika
ditambah dengan manusia-manusia durhaka zaman dahulu yang juga bermilyar-milyar
jumlahnya. Tapi sekali lagi itulah hebatnya mereka, tak pernah cepat puas
dengan hasil usahanya. Ada tugas maha penting yang harus diselesaikan,
bagaimana menjadikan 1,3 Milyar sisanya untuk ikut juga bersamanya dan yang tak
kalah penting adalah mempertahankan 4,7 milyar tetap bersamanya agar tak
tergoda dengan rayuan pejuang kebenaran.
Categories:
nutrisi jiwa